Workshop dan Field Trip Sejarah Filtrasi Air Masa Kesultanan Banten Untuk Membangun Kepedulian Siswa Terhadap Lingkungan

Authors

  • Tubagus Umar Syarif Hadi Wibowo Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Irah Namirah Univesitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Solfarina Univesitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Ana Nurhasanah Univesitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Yuni Maryuni Univesitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Agung Budhi Yuwono Univesitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Fadhillah Rizqi Karima Univesitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.55506/arch.v3i1.77

Keywords:

Workshop, Sistem Penjernihan Air, Kesultanan Banten, Field Trip

Abstract

Sistem penyaringan atau filtrasi air pada masa Kesultanan Banten menunjukkan peradaban yang maju pada masanya. Sultan membangun Danau Tasikardi dan Pangindelan sebagai instalasi bangunan filtarasi guna menyediakan air bersih di Keraton Surosowan. Sekarang bangunan tersebut tidak digunakan lagi, tapi jejaknya masih dapat digali untuk pembelajaran di masyarakat. Tujuan dari pengabdian ini guna menumbuhkan motivasi dan kepedulian masyarakat terhadap sejarah daerahnya. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat adalah eksplorasi dan identifikasi masalah, workshop, dan field trip. Analisis data menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan: 1) kegiatan workshop dan field trip sistem penjernihan air pada masa Kesultanan Banten terlaksana dengan baik yang ditunjukkan dengan tingkat partisipasi kehadiran peserta dan 2) kegiatan worshop dan field trip terlaksana dengan baik yang ditunjukkan dengan motivasi dan kepedulian peserta dalam memahami proses filtrasi air secara langsung di objek bekas peninggalan Kesultanan Banten.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amarulla Octavian, Bayu A Yulianto. (2014) Degradasi Kebudayaan Maritim: Sejarah, Identitas, Dan Praktik Sosial Melaut Di Banten. Jurnal Masyarakat Indonesia, Vol 40, No 2. DOI: https://doi.org/10.14203/jmi.v40i2.115

Andiyan, & Budianto, E. (2021). Penerapan Konsep Arsitektur Kontemporer Pada Penataan Cagar Budaya Situ Tasikardi. 6(6). Vol. 6 No. 6 (2021): Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia. DOI: https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v6i6

Azizah, N., & Premono, S. (2021). Identifikasi Potensi Budaya Lokal Berbasis Etnokimia Di kabupaten Bantul. Journal of Tropical Chemistry Research and Education, 3(1), 53–60. https://doi.org/10.14421/jtcre.2021.31-06

Endacott, J. and Brooks, S. (2013), "An Updated Theoretical and Practical Model for Promoting Historical Empathy", Social Studies Research and Practice, Vol. 8 No. 1, pp. 41-58. https://doi.org/10.1108/SSRP-01-2013-B0003

Hadiwibowo, T. U. (2013). Perkembangan Kesultanan Banten Pada Masa Pemerintahan Sultan Maulana Yusuf (1570-1580). 17–18.

Haki, U., & Permatasari, D. (2023). Potensi Wisata Religi Situs Banten Lama Sebuah Khazanah Lokal Arsitektur Islam Banten Dalam Menunjang Ekonomi Masyarakat Di Kecamatan Kasemen Kota Serang. Jurnal Bina Bangsa Ekonomika, 16(2), 537-547. https://doi.org/10.46306/jbbe.v16i2.395

Hakiki, M., Makiyi, M., Nuryoto, Ragmayetty, Kustiningsih, I., & Kurniawan, T. (2021). Pengaruh Lokasi Zeolit Alam Bayah terhadap Adsorpsi Amonium : Studi Kinetika dan Kesetimbangan. Jurnal Teknologi Lingkungan, 22, 18–28.

Haris, E., Suwandi, D., Nurrohmat, Y., & Wardika. (2017). Diseminasi Pompa Pengolahan Air Bersih Untuk Meningkatkan Aktifitas Santri Di Pondok Pesantren Darul Ma ’ Arif Karang Ampel-Indramayu. 1–6.

Karma. (2017). Usaha Sultan Ageng Tirtayasa Dalam Membangun Ekonomi Banten Abad XVII M. Fakultas Adab Dan Humaniora, 1–56.

Leihitu, Irsyad. (2023). Meninjau Kembali Jejak Peradaban Islam Di Kawasan Banten Lama. Indonesian Journal of Islamic History and CultureVol. 4, No. 1(2023). 1-23. DOI: https://doi.org/10.22373/ijihc.v4i1.2724

Pasaribu, Yosua Adrian. (2018). Kampanye Kesadaran Masyarakat Mengenai Pelestarian Cagar Budaya Berdasarkan Undangundang Nomor 11 Tahun 2010 , KALPATARU: Vol. 27 No. 1 (2018). DOI: https://doi.org/10.24832/kpt.v28i2.577

Rahmah, Nur. (2013). Belajar Bermakna Ausubel. Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Vol 1, No 1. DOI: https://doi.org/10.24256/jpmipa.v1i1.54

Pasaribu, Y. A. (2019). Penataan Ruang Dalam Rangka Pelestarian Kawasan Cagar Budaya: Kajian Kota Kuno Banten Lama. Kalpataru, 28(2), 17. https://doi.org/10.24832/kpt.v28i2.577

Thresnawaty, Euis. (2009). Lintasan Sejarah Pemerintahan Kabupaten Serang Abad XVI – XX. Patanjala: Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya. Vol 1, No 2 (2009). DOI: http://dx.doi.org/10.30959/patanjala.v1i2.246

Wahyudiati, D., & Fitriani, F. (2021). Etnokimia: Eksplorasi Potensi Kearifan Lokal Sasak Sebagai Sumber Belajar Kimia. Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia, 5(2), 102. https://doi.org/10.23887/jpk.v5i2.38537

Wibowo, T. U. S. H. (2017). Membangun Literasi Sejarah Lokal di Kalangan Siswa Melalui Pembelajaran Sejarah Berbasis Keunikan Toponimi Kawasan Banten Lama. The 1st International Conference on Language, Literature and Teaching, 1, 976–986.

Wibowo, T. U. S. H. (2018). Gawe Kuta Baluwarti Bata Kalawan Kawis, Sebuah Konsep Historis Dan Simbolis. Jurnal Candrasangkala Pendidikan Sejarah, 4(1), 69. https://doi.org/10.30870/candrasangkala.v4i1.3434

Wibowo, T. U. S. H., Sariyatun, & Djono. (2018). Pengembangan Model Pembelajaran Sejarah Berbasis Keunikan Toponimi Kawasan Banten Lama Untuk Meningkatkan Historical Empathy Siswa Sma Negeri Di Kota Serang. 21(1), 1–14.

Downloads

PlumX Metrics

Published

2023-11-18

How to Cite

Wibowo, T. U. S. H., Namirah, I., Solfarina, S., Nurhasanah, A., Maryuni, Y., Yuwono, A. B. ., & Karima, F. R. (2023). Workshop dan Field Trip Sejarah Filtrasi Air Masa Kesultanan Banten Untuk Membangun Kepedulian Siswa Terhadap Lingkungan . Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 35–45. https://doi.org/10.55506/arch.v3i1.77