https://journal.appipgri.id/index.php/arc/issue/feed Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2026-01-02T14:48:12+07:00 Sucipto sucipto@unpkediri.ac.id Open Journal Systems <p><strong>Archive</strong>: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal berbasis penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada bidang keilmuan yaitu Pendidikan, Sosial, Teknik, Sains dan Kesehatan. Jurnal ARCHIVE <strong>Terakreditasi Nasional SINTA 5</strong> dengan No. Surat Keterangan : 152/E/KPT/2023 Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode II Tahun 2023.</p> <p>Registrasi dan login diperlukan untuk mengirimkan item secara online dan untuk memeriksa status pengiriman saat ini.</p> <table style="width: 100%; border-collapse: collapse; border-style: none;" border="1"> <tbody> <tr> <td style="width: 40%; border-style: none; background-color: #ffffcc;"> <p style="text-align: center;">Keputusan Pertama<br /><strong>1 Minggu</strong></p> </td> <td style="width: 30%; border-style: none; background-color: #ffe6ff;"> <p style="text-align: center;">Waktu Review<br /><strong>2-4 Minggu</strong></p> </td> <td style="width: 30%; border-style: none; background-color: #ccffcc;"> <p style="text-align: center;">Waktu Publikasi<br /><strong>2 Minggu</strong></p> </td> </tr> </tbody> </table> <p> </p> https://journal.appipgri.id/index.php/arc/article/view/249 Sosialisasi Hak dan Peran Penyandang Disabilitas untuk Peningkatan Kesadaran Berpendidikan Masyarakat Pesisir Laut 2026-01-02T14:48:12+07:00 Dody Bakhtiar Al-Anshori dody.bakhtiar@untirta.ac.id Sayidatul Maslahah dody.bakhtiar@untirta.ac.id Yuni Tanjung Utami dody.bakhtiar@untirta.ac.id Rizki Aningrum dody.bakhtiar@untirta.ac.id Irmawanti Irmawanti dody.bakhtiar@untirta.ac.id <p><strong>Latar Belakang: </strong>Masalah utama yang dihadapi di masyarakat pesisir Desa Domas adalah rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pendidikan bagi disabilitas. <strong>Tujuan: </strong>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat pesisir tentang hak dan peran penyandang disabilitas dalam pendidikan. <strong>Metode: </strong>Penelitian ini menggunakan metode <em>Participatory Action Research</em> (PAR) dengan pendekatan kualitatif. Metode ini melibatkan kolaborasi antara tim pengabdi, masyarakat, dan penyandang disabilitas. Tahapan penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dirancang secara sistematis. <strong>Hasil: </strong>Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat tentang hak-hak pendidikan penyandang disabilitas. Program ini juga berhasil menggeser stigma sosial dan mengubah perilaku orang tua penyandang disabilitas menjadi lebih proaktif dalam mendukung pendidikan anak mereka. <strong>Kesimpulan: </strong>Program ini berhasil menumbuhkan kesadaran dan kepercayaan diri. Namun keberlanjutan pendidikan inklusif memerlukan dukungan yang lebih komprehensif dari berbagai pihak.</p> 2026-01-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Dody Bakhtiar Al-Anshori, Sayidatul Maslahah, Yuni Tanjung Utami, Rizki Aningrum, Irmawanti https://journal.appipgri.id/index.php/arc/article/view/252 Membangun Literasi Digital dan Pencegahan Judi Online di SMA Negeri 1 Karangmojo Gunungkidul 2026-01-02T14:48:10+07:00 Kadek Kiki Astria kikiastria@amikom.ac.id Wiwid Adiyanto wiwidadiyanto@amikom.ac.id Alvian Alrasid Ajibulloh alvianaa@amiko.ac.id Nurfian Yudhistira fianyudhistira@amikom.ac.id Riski Damastuti riskidamastuti@amikom.ac.id Raden Arditya Mutwara Lokita ardityamutwara@amikom.ac.id Dhimas Adi Satria dhimas@amikom.ac.id Ria Andriani ria@amikom.ac.id <p><strong>Latar Belakang:</strong> Urgensi dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini didasari oleh pertumbuhan pengguna internet di Indonesia menunjukan tren positif. Di sisi lain literasi digital masyarakat masih dinilai rendah. Paparan iklan judi online dan intensitas peer group terkait dengan judi online berpotensi memengaruhi perilaku adiktif individu untuk ikut berjudi. <strong>Tujuan:</strong> Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang literasi digital di SMA Negeri 1 Karangmojo, Gunungkidul, D.I. Yogyakarta <strong>Metode:</strong>Terdapat tiga tahapan yang menjadi metode pada kegiatan ini, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. <strong>Hasil:</strong> Hasil kegiatan ini menunjukan peningkatan pemahaman literasi digital dari para peserta. Siswa-siswi diajak untuk mengenal untuk menghindari pengaruh iklan judi online. Kegiatan ini juga membahas etika bermedia sosial. Siswa-siswi menunjukkan partisipasi aktif dalam diskusi, mampu memverifikasi informasi, dan memahami resiko serta peluang yang bisa diupayakan melalui media digital. <strong>Kesimpulan:</strong> Pemaparan literasi digital ini memberikan tambahan bekal bagi siswa-siswi untuk mereduksi resiko yang ditimbulkan dan memanfaatkan peluang dari media digital. Kegiatan literasi digital memerlukan kontinuitas dan pengembangan yang berkelanjutan.</p> 2026-01-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Kadek Kiki Astria, Wiwid Adiyanto, Alvian Alrasid Ajibulloh, Nurfian Yudhistira, Riski Damastuti, Raden Arditya Mutwara Lokita, Dhimas Adi Satria, Ria Andriani https://journal.appipgri.id/index.php/arc/article/view/260 Sosialisasi Peran Keluarga Dalam Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini Di Desa Air Sempiang 2026-01-02T14:48:08+07:00 Melia Eka Daryati melia_eka@unib.ac.id Didik Suryatdi melia_eka@unib.ac.id Riyanto Riyanto melia_eka@unib.ac.id Delrefi D Delrefi D melia_eka@unib.ac.id <p><strong>Latar Belakang:</strong> Pemahaman orang tua di Desa Air Sempiang mengenai peran fundamental keluarga dalam stimulasi bahasa anak masih terbatas, sehingga berisiko menghambat perkembangan anak.<strong>Tujuan:</strong> PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua di Desa Air Sempiang dalam menstimulasi perkembangan bahasa anak melalui kegiatan pengabdian masyarakat.<strong>Metode:</strong> Metode yang digunakan adalah sosialisasi partisipatif kepada 25 orang tua melalui ceramah, diskusi, dan simulasi. Efektivitas program diukur menggunakan desain pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta.<strong>Hasil:</strong> Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan. Skor rata-rata meningkat dari 52.4 (pre-test) menjadi 85.8 (post-test). Peningkatan ini didukung oleh temuan kualitatif berupa antusiasme dan partisipasi aktif yang tinggi dari peserta.<strong>Kesimpulan:</strong> Kegiatan sosialisasi ini efektif dalam memberdayakan orang tua dan direkomendasikan sebagai model intervensi untuk penguatan peran keluarga.</p> 2026-01-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Melia Eka Daryati, Didik Suryatdi, Riyanto, Delrefi D https://journal.appipgri.id/index.php/arc/article/view/261 Psikoedukasi Sebagai Strategi Penguatan Manajemen Diri dan Emosi pada Siswa SMKN 4 Malang 2026-01-02T14:48:06+07:00 Faqihul Muqoddam faqihul.muqoddam@trunojoyo.ac.id Hapsari Puspita Rini hapsari.rini@trunojoyo.ac.id Yudho Bawono yudho.bawono@trunojoyo.ac.id Kurrota Aini kurrota.aini@trunojoyo.ac.id Wasis Purwo Wibowo wasis.wibowo@trunojoyo.ac.id Masrifah Masrifah masrifah@trunojoyo.ac.id Ni Putu Rizky Arnani niputu.arnani@trunojoyo.ac.id Ahmad Najibullah ahmad.najibullah@trunojoyo.ac.id <p><strong>Latar Belakang:</strong> Pendidikan menjadi salah satu pilar penting dalam agenda Sustainable Development Goals (SDGs) mendatang, sehingga menjadi tugas utama pendidik dalam membangun sumber daya peserta didik yang berkualitas, salah satunya meningkatkan manajemen diri dan emosi siswa remaja. <strong>Tujuan: </strong>Pengabdian bertujuan untuk membekali siswa dengan pemahaman serta keterampilan dasar dalam mengenali, mengelola, dan mengarahkan emosi serta perilaku diri secara sehat dan adaptif. <strong>Metode:</strong> Pengabdian ini melibatkan siswa-siswi SMKN 4 Malang dengan menggunakan metode Psikoedukasi dengan pendekatan partisipatif dan kontekstual. Evaluasi efektivitas psikoedukasi menggunakan desain pre-experimental melalui pemberian pre-test dan post-test kepada peserta. <strong>Hasil:</strong> Pemberian psikoedukasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan post-test sebesar 4,89 poin dibandingkan pre-test. Selain itu, data menunjukkan bahwa 42,55% siswa mengalami peningkatan skor, dan 46,81% mempertahankan nilai yang sama. <strong>Kesimpulan:</strong> Pemberian psikoedukasi dapat meningkatkan pemahaman tentang manajemen diri dan emosi peserta didik. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan jumlah peserta yang mencakup berbagai jenjang kelas atau jurusan.</p> 2026-01-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Faqihul Muqoddam, Hapsari Puspita Rini, Yudho Bawono, Kurrota Aini, Wasis Purwo Wibowo, Masrifah, Ni Putu Rizky Arnani, Ahmad Najibullah https://journal.appipgri.id/index.php/arc/article/view/263 Penguatan Nilai Moderasi Beragama Melalui Seminar Lintas Agama di Desa Ngablak 2026-01-02T14:48:04+07:00 Siti Nurhalizah M sitinurhalizahm53@gmail.com Himmatul Aliyah himmaaliyah@gmail.com Prissilia Melda Ayu Ananda Prssiliameldaaa@gmail.com Muhammad Faiz Alfaruq mfaizalfaruq@gmail.com Deva Putri Sari devaputrisr@gmail.com Ririn Sugiarti ririnsugiarti@gmail.com Ivando Ananta Budi Saputra ivandoanantabs@gmail.com Muhamad Danial Kholas mdanialkh@gmail.com Fatma Puri Sayekti fatmapurisayekti@gmail.com <p><strong>Latar Belakang:</strong> Moderasi beragama merupakan pendekatan penting dalam menjaga kerukunan masyarakat multikultural. Desa Ngablak ini memiliki tradisi toleransi yang kuat, namun belum pernah ada seminar lintas agama yang diadakan secara resmi guna memperkokoh pemahaman masyarakat secara akademis dan teoris terkait moderasi beragama <strong>Tujuan:</strong> Pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan seminar moderasi beragama, menganalisis respon masyarakat, serta mengkaji kontribusinya terhadap interaksi lintas iman. <strong>Metode:</strong> Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang melibatkan perangkat desa, tokoh agama, dan masyarakat. <strong>Hasil:</strong> Seminar yang menghadirkan pemateri dari Islam, Kristen, dan Katolik membahas empat pilar moderasi beragama. Partisipasi aktif masyarakat menunjukkan peningkatan interaksi positif, rasa saling percaya, dan komitmen menjaga kerukunan. <strong>Kesimpulan:</strong> seminar lintas agama ini efektif memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di desa ngablak.</p> 2026-01-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Siti Nurhalizah M, Himmatul Aliyah, Prissilia Melda Ayu Ananda, Muhammad Faiz Alfaruq, Deva Putri Sari, Ririn Sugiarti, Ivando Ananta Budi Saputra, Muhamad Danial Kholas, Fatma Puri Sayekti https://journal.appipgri.id/index.php/arc/article/view/265 Implementasi Teknologi Penggilingan Padi Portabel Berbasis IoT untuk Meningkatkan Efisiensi Pasca Panen di Desa Tamangede 2026-01-02T14:48:02+07:00 Mudjiastuti Handajani mudjiastuti@usm.ac.id Andi Kurniawan Nugroho andikn@usm.ac.id Muhammad Ikhsan Setiawan mudjiastuti@usm.ac.id <p><strong>Latar Belakang: </strong>Petani padi di Desa Tamangede menghadapi permasalahan efisiensi rendah dalam pengolahan pasca panen akibat ketergantungan pada penggilingan konvensional yang menimbulkan biaya tinggi dan losses mencapai 15-20%.<strong> Tujuan: </strong>mengimplementasikan teknologi Triple Function Electrical Portable Mini Rice Milling (TFEPMRM) berbasis IoT untuk meningkatkan efisiensi pengolahan gabah dan pendapatan petani.<strong> Metode: </strong>Pengabdian dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan transfer teknologi, pendampingan pembuatan mesin, pelatihan operasional, dan monitoring berbasis IoT pada kelompok tani selama periode Januari hingga Oktober 2025. <strong>Hasil</strong>: Implementasi menghasilkan peningkatan efisiensi dengan kapasitas 80 kg/6 menit, efisiensi dehusking 95%, milling recovery 83.6-87.4%, pengurangan biaya operasional 84.2%, dan potensi peningkatan pendapatan petani mencapai Rp 5.427.500 per tahun per hektar. <strong>Kesimpulan: </strong>Teknologi TFEPMRM efektif meningkatkan efisiensi pengolahan padi dan berpotensi meningkatkan pendapatan petani melalui pengurangan losses dan biaya operasional.</p> 2026-01-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Mudjiastuti Handajani, Andi Kurniawan Nugroho, Muhammad Ikhsan Setiawan https://journal.appipgri.id/index.php/arc/article/view/274 Sosialisasi Bahan Tambahan Pangan Sebagai Dasar Penguatan Keamanan Pangan pada UMKM Dawet Purworejo 2026-01-02T14:48:00+07:00 Sri Budi Wahjuningsih sribudiw_ftp@usm.ac.id Mudjiastuti Handajani mudjiastuti@usm.ac.id Rohadi Rohadi rohadijarod_ftp@usm.ac.id Bambang Tutuko bamtutuko@usm.ac.id MM. Shinta Pratiwi shinta@usm.ac.id Tatas Transinata tatastransinata@usm.ac.id Zulhaq Dahri Siqhny zulhaqdahrisiqhny@usm.ac.id Mita Nurul Azkia mitanurulazkia@usm.ac.id Febiani Dwi Utari febianidu@lecturer.undip.ac.id <p><strong>Latar Belakang:</strong> Dawet ireng merupakan minuman tradisional khas Purworejo yang menggunakan tepung oman sebagai pewarna hitam alami pada butiran cendol. Praktik penggunaan tepung oman yang bersifat tradisional serta potensi penyalahgunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) pewarna menimbulkan isu keamanan pangan pada produk UMKM dawet. <strong>Tujuan:</strong> Meningkatkan pengetahuan pelaku UMKM Dawet Purworejo mengenai BTP pewarna pangan dan keamanan tepung oman sebagai dasar penguatan sistem keamanan pangan. <strong>Metode:</strong> Sosialisasi meliputi survei pendahuluan, ceramah interaktif, dan diskusi terkait regulasi BTP pewarna, risiko polisiklik aromatik hidrokarbon (PAH) seperti benzo[a]pyrene pada tepung oman, serta prinsip higiene dan sanitasi pangan. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif. <strong>Hasil:</strong> Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 32% menjadi 94%, melampaui target peningkatan minimal 50%. <strong>Kesimpulan:</strong> Sosialisasi terstruktur mengenai BTP pewarna dan tepung oman efektif meningkatkan kapasitas pengetahuan pelaku UMKM dawet dan mendukung penguatan keamanan pangan pada usaha pangan tradisional.</p> 2026-01-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Sri Budi Wahjuningsih, Mudjiastuti Handajani, Rohadi, Bambang Tutuko, MM. Shinta Pratiwi, Tatas Transinata, Zulhaq Dahri Siqhny, Mita Nurul Azkia, Febiani Dwi Utari