Pelestarian Kesenian Ketoprak Melalui Pemberdayaan Pemuda Karang Taruna

Authors

  • Mochammad Widi Faturrahman Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Dhea Keniza Putri Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Rika Nur Safitri Rika Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Surya Ardana Putra Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Intan Kusuma Wardani Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Erfina Vernandika Valensia Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Nehemia Yanuar Ardiarsa Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Qutrido Antoko Mohti Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Mochammad Muchlas Bachtiar Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Ferdyan Mey Saputra Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Septiyan Wahyu Prayogi Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Akaz Dwi Prayitno Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Raynata Alfis Firmansyah Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Rifanda Natasya Wiri Dana Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Jatmiko Universitas Nusantara PGRI Kediri

DOI:

https://doi.org/10.55506/arch.v2i2.45

Keywords:

Kesenian, Ketoprak, Pemberdayaan, Karangtaruna

Abstract

Kesenian Ketoprak merupakan salah satu budaya Indonesia yang wajib untuk kita lestarikan. Namun peminat Ketoprak semakin hari semakin hilang, susahnya regenerasi dikalangan muda, serta modernisasi membuat Kesenian Ketoprak hilang eksistensinya. Ditambah lagi pandemic Covid-19 yang menyerang Indonesia membuat kesenian ini bak ditelan bumi. Oleh karena itu, Tim Pengabdi bermaksud untuk menghidupkan kembali eksistensi kesenian ketoprak yang hilang tersebut dengan mengadakan regenerasi serta sosialisasi yang bertujuan agar kesenian ketoprak dapat kembali dikenal oleh masyarakat luas. Kegiatan Pengabdian Pelestarian Kesenian Ketoprak ini dilakukan dengan metode Participant observation dan unstructured observation. Hasil Pengabdian ini adalah terlaksananya kegiatan pementasan kesenian ketoprak dan Seminar Kesenian Ketoprak dengan semakin banyaknya pemuda yang berpartisipasi dalam pagelaran kesenian ketoprak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anwar, K. (2017). Eksistensi Ketoprak Gaya Baru Siswo Budoyo, Di Tulungagung, Tahun 1958-2002. Avatara. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/avatara/article/view/18942

Ardiansyah, B. (2021). Ketoprak Tobong Kelana Bhakti Budaya. Universitas Sanata Dharma .

Budi, M., Arifianto, D., Dewi Utami, C., & Muktaf, Z. M. (2020). PENDAMPINGAN PRODUKSI FILM SEBAGAI BENTUK PELESTARIAN KESENIAN TRADISI DI DESA SUMBER MUNTILAN. Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.18196/PPM.31.146

Diani, Y., & Prasetyo, K. B. (2022). Krisis Regenerasi Pada Kelompok Kesenian Kethoprak Pati (Kasus Pada 3 Kelompok Seni Kethoprak Di Kabupaten Pati Jawa Tengah). Solidarity: Journal of Education, Society and Culture, 11(1), 39–53. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/58796

Dipoyono, A. (2018). Revitalisasi Seni Pertunjukan Tradisional Ketoprak Di Surakarta. Lakon Jurnal Pengkajian & Penciptaan Wayang, 15(2). https://doi.org/10.33153/LAKON.V15I2.3001

Jawoto, A., & Sunarno. (2008). Mengenal Kesenian Nasional 3 Ketoprak. Alprin. https://books.google.co.id/books/about/Mengenal_Kesenian_Nasional_3_Ketoprak.html?id=UMj-DwAAQBAJ&redir_esc=y

Lisbijanto, H. (2013). Ketoprak (1st ed.). Graha Ilmu.

Murdiyastomo, HY. A. (2019). REVITALISASI TEATER TRADISIONAL “KETOPRAK.” Mozaik: Kajian Ilmu Sejarah, 10(1). https://doi.org/10.21831/MOZ.V10I1.28769

Sukada, A. (2008). Kethoprak: Menjaga Budaya Dengan Perubahan. Universitas Muhammadiyah Malang.

Sumardjo, J. (1992). Lintasan sastra Indonesia modern. Citra.

Suyadi, S. (2019). Hibriditas Budaya dalam Ketoprak Dor. Jurnal Masyarakat Dan Budaya, 21(2), 191–202. https://doi.org/10.14203/JMB.V21I2.817

Triyogo, Y. R. (2018). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PEDESAAN PEMBINAAN KESENIAN TEATER TRADISIONAL KETOPRAK DI DESA SANGGRAHAN KECAMATAN KRANGGAN KABUPATEN TEMANGGUNG PROPINSI JAWA TENGAH. http://repository.isi-ska.ac.id/

Triyogo, YB. R. (2019). Menghidupkan Kesenian Ketoprak di Desa Sanggrahan Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung Jawa Tengah. Abdi Seni, 10(2), 74–82. https://doi.org/10.33153/ABDISENI.V10I2.3038

Usman, H., & Akbar, P. S. (2022). Metodologi Penelitian Sosial (Edisi Ketiga). Bumi Aksara. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=nt1YEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=metodologi+penelitian&ots=FI6x4PwvyF&sig=H5uS7XkjQRNTjg3E5w_r2ngh8Kg&redir_esc=y#v=onepage&q=metodologi%20penelitian&f=false

Utari, M. U. (2011). EKSISTENSI PEMBELAJARAN TARI JAWA PADA SISWA ETNIS TIONGHOA DI SMP KARANGTURI SEMARANG.

Wahyuningsih, D. P. (2015). Eksistensi Ketoprak Wahyu Manggolo Di Karesidenan Pati Desy Putri Wahyuningsih. Jurnal Seni Tari, 4(2). https://doi.org/10.15294/JST.V4I2.9628

Downloads

PlumX Metrics

Published

2023-02-21

How to Cite

Faturrahman, M. W., Putri, D. K., Rika, R. N. S., Putra, S. A., Wardani, I. K. ., Valensia, E. V. ., Ardiarsa, N. Y. ., Mohti, Q. A. ., Bachtiar, M. M. ., Saputra, F. M. ., Prayogi, S. W., Prayitno, A. D. ., Firmansyah, R. A. ., Dana, R. N. W., & Jatmiko, J. (2023). Pelestarian Kesenian Ketoprak Melalui Pemberdayaan Pemuda Karang Taruna. Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 114–128. https://doi.org/10.55506/arch.v2i2.45

Issue

Section

Articles