Edukasi Pegawai melalui Brosur Terintegrasi Buku Saku Digital
DOI:
https://doi.org/10.55506/arch.v6i1.308Keywords:
Burnout, Psikoedukasi, Buku saku digital, Kesehatan mental kerja, PegawaiAbstract
Latar Belakang: merupakan kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang dapat menurunkan kesejahteraan serta produktivitas pegawai. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pegawai mengenai melalui media psikoedukasi. Metode: Kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Media yang digunakan berupa brosur yang terintegrasi dengan buku saku digital melalui . Evaluasi dilakukan menggunakan Google Form yang diakses oleh responden setelah membaca media. Hasil: Sebanyak 50 responden berpartisipasi dalam evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden memberikan penilaian positif terhadap kemudahan pemahaman, kebermanfaatan informasi, dan daya tarik media yang dikembangkan. Kesimpulan: Brosur yang terintegrasi dengan buku saku digital dapat menjadi media psikoedukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pegawai mengenai serta berpotensi mendukung promosi kesehatan mental di lingkungan kerja.
Downloads
References
Agyapong, B., Obuobi-Donkor, G., Burback, L., & Wei, Y. (2022). Stress, burnout, anxiety, and depression among teachers: A scoping review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(17), 10706. https://doi.org/10.3390/ijerph191710706 DOI: https://doi.org/10.3390/ijerph191710706
Amelia, T., Zamralita, & Sari, M. P. (2024). Analisis pengaruh job demand terhadap burnout pada guru: A systematic literature review. Jurnal Serina Sosial Humaniora, 2(2), 73–82. https://doi.org/10.24912/jssh.v2i2.34265
Anggara, R. D., & Lismayanti, L. (2025). Efektivitas psikoedukasi dalam meningkatkan literasi kesehatan mental remaja: Literature review. JIPM, 3(6), 861–869.
Brijnath, B., Protheroe, J., Mahtani, K. R., Antoniades, J., Do, H., Armour, M., et al. (2023). Effectiveness of mental health literacy interventions: An umbrella review. BMC Public Health, 23, 1118. https://doi.org/10.1186/s12889-023-15977-4
Carolan, S., Harris, P. R., & Cavanagh, K. (2017). Improving employee well-being and effectiveness: Systematic review and meta-analysis of web-based psychological interventions delivered in the workplace. Journal of Medical Internet Research, 19(7), e271. https://doi.org/10.2196/jmir.7583 DOI: https://doi.org/10.2196/jmir.7583
Fleming, W. J. (2024). Employee well-being outcomes from individual-level mental health interventions: Cross-sectional evidence from the United Kingdom. Industrial Relations Journal, 55, 162–182. https://doi.org/10.1111/irj.12418 DOI: https://doi.org/10.1111/irj.12418
Galmarini, E., Marciano, L., & Schulz, P. J. (2024). The effectiveness of visual-based interventions on health literacy in health care: A systematic review and meta-analysis. BMC Health Services Research, 24, 718. https://doi.org/10.1186/s12913-024-11138-1 DOI: https://doi.org/10.1186/s12913-024-11138-1
Haile, C., Kirk, A., Cogan, N., Janssen, X., Gibson, A. M., & MacDonald, B. (2020). Pilot testing of a nudge-based digital intervention (Welbot) to improve sedentary behaviour and wellbeing in the workplace. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(16), 5763. https://doi.org/10.3390/ijerph17165763 DOI: https://doi.org/10.3390/ijerph17165763
Joyce, S., Modini, M., Christensen, H., Mykletun, A., Bryant, R. A., Mitchell, P. B., & Harvey, S. B. (2016). Workplace interventions for common mental disorders: A systematic meta-review. Psychological Medicine, 46(4), 683–697. https://doi.org/10.1017/S0033291715002408 DOI: https://doi.org/10.1017/S0033291715002408
Kutcher, S., Wei, Y., & Coniglio, C. (2016). Mental health literacy: Past, present, and future. Canadian Journal of Psychiatry, 61(3), 154–158. https://doi.org/10.1177/0706743715616609 DOI: https://doi.org/10.1177/0706743715616609
Mahka, T. Y. J., Kaltsum H, S. N., Abbas, D. Y., Fakhri, N., & Alwi, M. A. (2025). Psikoedukasi melalui poster: Strategi preventif meningkatkan pemahaman kesehatan mental kerja pada karyawan. Journal Kebajikan (Jurnal Pengabdian Masyarakat), 4(1), 1–6.
Paterson, C., Leduc, C., Maxwell, M., Aust, B., Strachan, H., O'Connor, A., Tsantila, F., Cresswell-Smith, J., Purebl, G., Winter, L., Fanaj, N., Doukani, A., Hogg, B., Corcoran, P., D'Alessandro, L., Mathieu, S., Heger, U., Arensmann, E., Greiner, B. A., & The MENTUPP Consortium. (2024). Barriers and facilitators to implementing workplace interventions to promote mental health: Qualitative evidence synthesis. Systematic Reviews, 13, 1–23. https://doi.org/10.1186/s13643-024-02569-2 DOI: https://doi.org/10.1186/s13643-024-02569-2
Riswandi, S. U., Dani, A. W. M., Prapantja, Y., & Zulfitria. (2026). Pengembangan bahan ajar berbasis model ADDIE: Systematic literature review. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 5(3), 1–6.
Yang, G. H., Reich, S. M., Choo, E. Y. M., & Lwin, N. A. (2024). Effectiveness of digital mental health literacy interventions on mental health: A systematic review and meta-analysis. Journal of Medical Internet Research, 26, e51268. https://doi.org/10.2196/51268
Yeo, G., Reich, S. M., Liaw, N. A., & Chia, E. Y. M. (2024). The effect of digital mental health literacy interventions on mental health: Systematic review and meta-analysis. Journal of Medical Internet Research, 26, e51268. https://doi.org/10.2196/51268 DOI: https://doi.org/10.2196/51268
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rayhan Indra Nugraha, Dawa Subhani Sabanala, Woro Apriliana Sari, Niken Apriandani Kusuma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1. Hak cipta atas artikel apa pun dipegang oleh penulisnya.
2. Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
3. Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
5. Artikel dan materi terkait yang diterbitkan didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0



